Kenapa Kaki Sering Terasa Kesemutan Saat Duduk Lama?

Duduk Lama, Kaki Tiba-Tiba Kesemutan

Pernah duduk terlalu lama lalu ketika berdiri kaki terasa:

“Kesemutan banget!”

Sensasinya bisa seperti ditusuk-tusuk jarum, mati rasa, kebas, atau seperti ada aliran listrik kecil.

Kondisi ini sering terjadi setelah berada dalam posisi yang sama terlalu lama dan biasanya membaik setelah posisi tubuh diubah.

Tetapi, kenapa sebenarnya hal tersebut bisa terjadi?

Kenapa Duduk Lama Bisa Menyebabkan Kesemutan?

Ketika duduk dalam posisi tertentu dalam waktu lama, bagian tubuh atau saraf tertentu dapat mengalami tekanan.

Tekanan tersebut dapat mengganggu sementara penghantaran sinyal saraf dan aliran darah di area tersebut.

Ketika posisi diubah, sensasi kesemutan dapat muncul ketika saraf dan jaringan kembali mendapatkan kondisi normal.

Itulah sebabnya kaki bisa terasa sangat “bersemut” ketika Anda berdiri setelah duduk lama.

Posisi Duduk Juga Berpengaruh

Beberapa posisi dapat meningkatkan tekanan pada kaki atau area sekitar panggul, misalnya:

  • Duduk bersila terlalu lama.
  • Duduk dengan satu kaki tertindih.
  • Duduk di posisi yang sama berjam-jam.
  • Menyilangkan kaki dalam waktu lama.
  • Duduk di kursi yang tidak nyaman.

Semakin lama posisi tersebut dipertahankan, semakin besar kemungkinan muncul rasa kebas atau kesemutan.

Apakah Kesemutan Selalu Normal?

Tidak selalu.

Kesemutan yang hanya muncul setelah duduk dalam posisi tertentu dan kemudian hilang setelah bergerak biasanya tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Namun, kesemutan yang sering terjadi tanpa pemicu yang jelas perlu diperhatikan.

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kesemutan berulang, termasuk gangguan saraf, masalah pada tulang belakang, kekurangan nutrisi tertentu, diabetes, atau kondisi kesehatan lainnya.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Jangan Duduk Terlalu Lama

Jika pekerjaan mengharuskan Anda duduk di depan laptop, cobalah berdiri dan bergerak secara berkala.

Tidak harus melakukan olahraga berat.

Berjalan sebentar atau melakukan peregangan ringan sudah lebih baik daripada tetap berada dalam posisi yang sama berjam-jam.

Ubah Posisi Duduk

Hindari terus-menerus menyilangkan kaki atau duduk dengan satu kaki tertindih.

Usahakan posisi duduk terasa nyaman dan tidak memberikan tekanan berlebihan pada bagian tubuh tertentu.

Lakukan Peregangan

Gerakkan pergelangan kaki, luruskan kaki, atau lakukan stretching ringan ketika sudah duduk cukup lama.

Tetap Aktif

Aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Jika sebagian besar waktu Anda dihabiskan dengan duduk, cobalah menyisipkan aktivitas fisik di sela-sela rutinitas.

Kapan Kesemutan Harus Diperiksa?

Segera konsultasikan dengan dokter jika kesemutan:

  • Sering terjadi tanpa alasan yang jelas.
  • Berlangsung lama atau tidak menghilang.
  • Semakin sering atau semakin berat.
  • Hanya terjadi pada satu sisi tubuh secara terus-menerus.
  • Disertai kelemahan otot.
  • Disertai gangguan berjalan.
  • Disertai nyeri yang berat.

Jika kesemutan muncul tiba-tiba bersama kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh, wajah menurun sebelah, kesulitan berbicara, atau gangguan keseimbangan, segera cari pertolongan medis. Gejala tersebut dapat menjadi tanda kondisi darurat.

Kesimpulan

Kaki kesemutan setelah duduk lama umumnya berkaitan dengan tekanan sementara pada saraf atau jaringan akibat posisi tubuh.

Kabar baiknya, kebiasaan sederhana seperti mengubah posisi, berdiri, berjalan, dan melakukan peregangan secara berkala dapat membantu mengurangi keluhan.

Namun, jika kesemutan sering terjadi tanpa alasan yang jelas atau disertai gejala lain, jangan menganggapnya hanya akibat duduk terlalu lama. Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi kami

WhatsApp: 085664952686
Website: klikmedika.id
Instagram: @klikmedika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *