Menonton TikTok atau membuka media sosial sambil makan sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Niat awalnya mungkin hanya ingin melihat beberapa video, tetapi tanpa terasa makanan sudah habis dan waktu makan pun berlalu.
Masalahnya, makan sambil melakukan aktivitas lain seperti menonton video dapat membuat perhatian terhadap makanan berkurang. Kondisi ini berpotensi memengaruhi cara seseorang mengenali rasa kenyang.
Lantas, apakah benar makan sambil scroll TikTok dapat membuat seseorang makan lebih banyak?
Mengapa Kita Sering Makan Sambil Scroll?
Kebiasaan ini cukup mudah terbentuk karena smartphone selalu berada dekat dengan kita. Makan pun menjadi kesempatan untuk mencari hiburan.
Video pendek juga dirancang untuk membuat pengguna terus menonton. Satu video selesai, muncul video berikutnya. Akibatnya, perhatian yang seharusnya tertuju pada makanan justru terbagi dengan konten di layar.
Bagaimana Makan Sambil Scroll Bisa Memengaruhi Pola Makan?
Ketika makan sambil menonton video, perhatian seseorang terbagi antara makanan dan layar.
Akibatnya, seseorang mungkin menjadi kurang memperhatikan:
- Seberapa banyak makanan yang sudah dimakan.
- Seberapa cepat makanan dihabiskan.
- Rasa dan tekstur makanan.
- Sinyal tubuh ketika mulai kenyang.
Kebiasaan ini juga dapat membuat waktu makan terasa kurang diperhatikan. Seseorang bisa terus makan sambil menonton karena perhatian utamanya berada pada konten yang sedang ditonton.
Bukan Hanya TikTok
Masalahnya bukan semata-mata pada TikTok. Kebiasaan makan sambil melakukan aktivitas yang mengalihkan perhatian juga bisa terjadi ketika:
- Menonton YouTube.
- Menonton serial atau film.
- Bermain game.
- Bekerja menggunakan laptop.
- Membalas pesan.
- Bermain media sosial.
Dengan kata lain, yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan makan sambil terdistraksi, bukan satu platform tertentu.
Apa Itu Mindful Eating?
Salah satu cara untuk mengurangi kebiasaan makan tanpa sadar adalah menerapkan mindful eating atau makan dengan lebih sadar.
Prinsipnya sederhana: memberikan perhatian lebih besar pada makanan dan kondisi tubuh saat makan.
Anda dapat mencoba:
- Meletakkan smartphone selama waktu makan.
- Makan lebih perlahan.
- Memperhatikan rasa dan tekstur makanan.
- Mengunyah makanan dengan baik.
- Berhenti ketika mulai merasa kenyang.
- Menghindari makan langsung dari kemasan besar agar porsinya lebih mudah dikontrol.
Tidak perlu langsung menerapkan semuanya. Mengurangi distraksi saat makan secara bertahap juga sudah merupakan langkah yang baik.
Apakah Makan Sambil Scroll Pasti Membuat Gemuk?
Tidak selalu. Berat badan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk jumlah energi yang masuk dan digunakan tubuh, pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, tidur, dan faktor lainnya.
Namun, kebiasaan makan sambil terdistraksi dapat membuat seseorang kurang menyadari jumlah makanan yang dikonsumsi. Jika hal tersebut terjadi terus-menerus dan disertai pola makan berlebihan, tentu dapat berkontribusi terhadap peningkatan asupan energi.
Kesimpulan
Makan sambil scroll TikTok tidak otomatis membuat seseorang makan berlebihan atau mengalami kenaikan berat badan. Namun, distraksi selama makan dapat membuat seseorang kurang memperhatikan makanan dan sinyal kenyang dari tubuh.
Karena itu, cobalah menjadikan waktu makan sebagai kesempatan untuk benar-benar makan, bukan sekaligus menjadi waktu scrolling. Meletakkan smartphone selama beberapa menit mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat membantu membangun pola makan yang lebih sadar.
Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi kami
WhatsApp: 085664952686
Website: klikmedika.id
Instagram: @klikmedika








