Sering Bekerja dari Kasur, Apakah Berbahaya bagi Postur Tubuh?

Bekerja dari kasur mungkin terasa nyaman, terutama bagi pekerja yang menerapkan sistem work from home. Laptop diletakkan di depan tubuh, bantal digunakan sebagai sandaran, kemudian pekerjaan pun dimulai.

Masalahnya, posisi tersebut sering membuat tubuh berada dalam postur yang kurang ideal selama berjam-jam. Jika menjadi kebiasaan, bekerja dari kasur dapat meningkatkan risiko munculnya keluhan seperti pegal pada leher, bahu, punggung, dan pinggang.

Lantas, apakah bekerja dari kasur benar-benar buruk bagi postur tubuh?

Mengapa Bekerja dari Kasur Bisa Memengaruhi Postur?

Kasur dirancang untuk memberikan kenyamanan saat berbaring, bukan sebagai tempat kerja dengan posisi ergonomis.

Ketika bekerja menggunakan laptop dari kasur, seseorang biasanya melakukan beberapa hal tanpa sadar: membungkuk ke depan, menundukkan kepala, atau menempatkan laptop terlalu rendah.

Posisi tersebut dapat membuat leher dan punggung berada dalam posisi yang kurang nyaman selama waktu yang lama.

Masalah yang Sering Terjadi

1. Leher Terlalu Menunduk

Laptop biasanya diletakkan di paha atau kasur sehingga posisi layar lebih rendah dari pandangan mata.

Akibatnya, kepala harus terus menunduk untuk melihat layar. Jika dilakukan berjam-jam, leher dapat terasa kaku atau pegal.

2. Punggung Membungkuk

Kasur yang empuk membuat tubuh lebih mudah berubah posisi. Tanpa dukungan punggung yang baik, seseorang bisa duduk membungkuk ketika bekerja.

Posisi ini dapat meningkatkan ketegangan pada otot punggung.

3. Posisi Bahu Tidak Seimbang

Ketika laptop diletakkan terlalu rendah atau terlalu jauh, seseorang mungkin mengangkat bahu atau menjulurkan kepala ke depan agar lebih mudah melihat layar.

Jika terjadi berulang kali, area bahu dan leher dapat terasa tegang.

4. Kurang Bergerak

Bekerja dari kasur sering membuat seseorang semakin betah berada di satu posisi.

Tanpa disadari, waktu bekerja dapat berlalu selama beberapa jam dengan sedikit pergerakan. Padahal, tubuh tetap membutuhkan perubahan posisi dan aktivitas fisik secara berkala.

Apakah Bekerja dari Kasur Pasti Menyebabkan Masalah Postur?

Tidak selalu. Sesekali bekerja dari kasur tidak otomatis menyebabkan gangguan postur.

Yang lebih perlu diperhatikan adalah kebiasaan melakukannya dalam waktu lama dan berulang setiap hari, terutama jika posisi tubuh tidak mendukung.

Postur tubuh juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti kekuatan otot, aktivitas fisik, kebiasaan sehari-hari, kondisi meja dan kursi, serta durasi seseorang berada dalam posisi tertentu.

Bagaimana Cara Bekerja Lebih Ergonomis di Rumah?

Idealnya, gunakan meja dan kursi yang mendukung posisi tubuh saat bekerja. Beberapa hal yang dapat diperhatikan:

Posisikan layar lebih sejajar dengan pandangan. Penggunaan laptop stand atau penyangga laptop dapat membantu menaikkan posisi layar.

Gunakan keyboard dan mouse eksternal jika laptop sudah dinaikkan. Dengan begitu, tangan tetap dapat berada pada posisi yang nyaman.

Pastikan punggung mendapatkan dukungan. Kursi dengan sandaran yang baik lebih ideal dibandingkan bersandar pada tumpukan bantal di kasur.

Jangan berada dalam satu posisi terlalu lama. Berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan secara berkala dapat membantu mengurangi kekakuan tubuh.

Gunakan kasur sebagai tempat istirahat. Memisahkan tempat kerja dan tempat tidur juga dapat membantu membangun batas antara waktu bekerja dan waktu beristirahat.

Bagaimana Jika Terpaksa Bekerja dari Kasur?

Ada kalanya seseorang memang tidak memiliki ruang kerja khusus. Dalam situasi seperti itu, usahakan membuat posisi seergonomis mungkin.

Gunakan meja kecil atau meja laptop, berikan dukungan pada punggung, dan hindari meletakkan laptop terlalu rendah. Yang tidak kalah penting, jangan bekerja dalam posisi yang sama selama berjam-jam.

Kapan Sebaiknya Berkonsultasi?

Jika nyeri leher, bahu, punggung, atau pinggang terus berulang, semakin berat, atau mengganggu aktivitas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Keluhan muskuloskeletal tidak selalu hanya disebabkan oleh posisi bekerja, sehingga evaluasi dapat membantu mengetahui penyebab yang sebenarnya.

Kesimpulan

Bekerja dari kasur sesekali tidak otomatis berbahaya, tetapi menjadi kebiasaan setiap hari dapat membuat seseorang lebih mudah berada dalam posisi yang kurang ergonomis.

Leher yang terus menunduk, punggung membungkuk, dan terlalu lama berada dalam satu posisi dapat memicu ketegangan dan rasa tidak nyaman pada tubuh. Karena itu, sebisa mungkin gunakan meja dan kursi yang sesuai, atur posisi layar, serta tetap aktif bergerak selama bekerja.

Bekerja dari rumah memang menawarkan fleksibilitas, tetapi kenyamanan sebaiknya tetap diimbangi dengan kebiasaan kerja yang baik.

Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi kami

WhatsApp: 085664952686
Website: klikmedika.id
Instagram: @klikmedika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *