Saat kabut asap muncul, bukan hanya saluran pernapasan yang dapat terganggu. Mata juga bisa menjadi lebih sensitif dan mengalami berbagai keluhan, mulai dari rasa perih, panas, berair, kering, hingga kemerahan.
Kondisi tersebut dapat terasa semakin mengganggu ketika seseorang harus berada di luar ruangan dalam waktu lama.
Lalu, kenapa kabut asap bisa membuat mata perih dan apa yang bisa dilakukan untuk meredakannya?
Kenapa Kabut Asap Membuat Mata Perih?
Mata memiliki permukaan yang sangat sensitif terhadap lingkungan. Ketika terkena partikel dan zat iritan di udara, permukaan mata dapat mengalami iritasi.
Tubuh kemudian merespons dengan meningkatkan produksi air mata untuk membantu membersihkan permukaan mata.
Akibatnya, seseorang mungkin merasakan:
- Mata perih atau panas.
- Mata berair.
- Mata merah.
- Rasa seperti ada benda asing.
- Mata terasa kering atau tidak nyaman.
Keluhan biasanya lebih terasa ketika paparan berlangsung lama.
Siapa yang Lebih Mudah Mengalami Iritasi Mata?
Setiap orang dapat mengalami iritasi mata akibat kualitas udara buruk. Namun, orang yang memiliki mata sensitif, alergi, atau kondisi mata tertentu mungkin merasakan keluhan lebih mudah.
Pengguna lensa kontak juga perlu lebih berhati-hati karena lingkungan yang penuh partikel dapat membuat mata terasa semakin kering atau tidak nyaman.
Bagaimana Cara Meredakan Mata Perih?
1. Kurangi Paparan
Cara paling penting adalah mengurangi waktu berada di luar ketika kualitas udara sedang buruk.
Jika tidak ada kebutuhan mendesak, pilih aktivitas di dalam ruangan yang memiliki kualitas udara lebih baik.
2. Jangan Menggosok Mata
Saat mata terasa gatal atau perih, refleks pertama mungkin adalah menguceknya.
Namun, menggosok mata dapat meningkatkan iritasi dan berpotensi menyebabkan cedera pada permukaan mata.
Cobalah menahan keinginan tersebut dan bersihkan tangan sebelum menyentuh area sekitar mata.
3. Gunakan Air Mata Buatan Bila Diperlukan
Produk air mata buatan dapat membantu memberikan kelembapan pada mata yang mengalami kekeringan atau iritasi ringan.
Gunakan produk yang sesuai dan ikuti petunjuk pemakaian. Jika membutuhkan obat tetes mata secara rutin, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
4. Lepaskan Lensa Kontak Saat Mata Tidak Nyaman
Jika menggunakan lensa kontak dan mata terasa perih, merah, atau kering, sebaiknya lepaskan lensa sesuai prosedur kebersihan yang benar.
Jangan memaksakan penggunaan lensa kontak ketika mata sedang mengalami iritasi.
5. Gunakan Pelindung Mata Saat Diperlukan
Kacamata dapat memberikan perlindungan tambahan dari paparan langsung partikel ketika beraktivitas di luar.
Kacamata yang menutup area mata dengan baik dapat membantu mengurangi kontak langsung dengan udara yang tercemar.
Apakah Membilas Mata dengan Air Bisa Membantu?
Jika mata terkena debu atau partikel, membilas dengan cairan yang sesuai dan aman untuk mata dapat membantu membersihkan iritan.
Hindari menggunakan bahan rumahan atau cairan yang tidak memang dirancang untuk penggunaan pada mata karena dapat menyebabkan iritasi tambahan.
Apakah Mata Perih karena Kabut Asap Bisa Menjadi Serius?
Sebagian besar iritasi ringan dapat membaik setelah paparan berkurang.
Namun, jangan menganggap semua keluhan mata sebagai akibat kabut asap. Kondisi lain juga dapat menyebabkan mata merah atau nyeri.
Perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika rasa sakit cukup berat, penglihatan menjadi kabur, mata sangat sensitif terhadap cahaya, keluar cairan yang tidak biasa, atau keluhan tidak membaik.
Kapan Harus Segera Diperiksa?
Segera cari pertolongan jika terjadi penurunan penglihatan secara tiba-tiba, nyeri mata berat, cedera pada mata, atau gejala serius lainnya.
Jangan menunda pemeriksaan hanya karena sebelumnya mengira keluhan disebabkan oleh kabut asap.
Bagaimana Mencegah Mata Mudah Iritasi Saat Kabut Asap?
Periksa kondisi kualitas udara sebelum keluar rumah. Kurangi aktivitas luar ketika udara buruk dan gunakan kacamata sebagai perlindungan tambahan.
Di dalam rumah, usahakan kualitas udara tetap baik dan hindari sumber asap lain seperti rokok.
Jika menggunakan pendingin ruangan atau alat penyaring udara, pastikan perangkat dibersihkan dan dirawat sesuai petunjuk.
Kesimpulan
Mata perih saat kabut asap dapat terjadi karena permukaan mata terpapar partikel dan zat iritan di udara. Gejalanya dapat berupa mata merah, berair, panas, kering, atau terasa seperti ada benda asing.
Mengurangi paparan, tidak menggosok mata, menjaga kebersihan tangan, dan menggunakan perlindungan mata saat berada di luar dapat membantu mengurangi keluhan.
Namun, jika nyeri mata berat, penglihatan terganggu, atau keluhan tidak kunjung membaik, jangan hanya mengandalkan penanganan sendiri. Pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi kami
WhatsApp: 085664952686
Website: klikmedika.id
Instagram: @klikmedika








