Bagi sebagian orang, bermain game menjadi cara untuk melepas penat setelah seharian bekerja atau belajar. Namun, ketika permainan dilakukan tepat sebelum tidur, ada kalanya mata sudah lelah tetapi rasa mengantuk justru tidak kunjung datang.
Apalagi jika permainan yang dimainkan bersifat kompetitif dan membuat pemain terus penasaran dengan pertandingan berikutnya.
Lalu, mengapa main game sebelum tidur bisa membuat kita sulit mengantuk?
Otak Masih Dalam Kondisi Aktif
Saat bermain game, terutama game yang membutuhkan konsentrasi dan reaksi cepat, otak terus menerima berbagai rangsangan.
Pemain harus memperhatikan visual, suara, strategi, lawan, target, serta berbagai perubahan yang terjadi dalam permainan.
Ketika game baru saja selesai, tubuh mungkin masih berada dalam kondisi waspada. Akibatnya, seseorang membutuhkan waktu untuk benar-benar merasa rileks sebelum tidur.
Rasa “Ingin Menang Satu Kali Lagi”
Game kompetitif memiliki karakteristik yang membuat pemain ingin terus bermain.
Ketika kalah, muncul keinginan untuk membalas kekalahan. Ketika menang, muncul keinginan mempertahankan kemenangan atau meningkatkan peringkat.
Akhirnya, waktu tidur dapat terus tertunda.
Misalnya:
“Satu pertandingan lagi.”
Lalu menjadi:
“Sekali lagi supaya naik rank.”
Tanpa disadari, waktu tidur sudah semakin malam.
Bagaimana dengan Cahaya dari Layar?
Penggunaan smartphone, tablet, atau monitor pada malam hari juga membuat mata terus terpapar cahaya dari layar.
Paparan cahaya pada malam hari dapat memengaruhi sistem tubuh yang mengatur siklus tidur-bangun. Selain itu, aktivitas yang menarik dan membuat seseorang tetap waspada juga dapat membuat tubuh belum siap beristirahat.
Karena itu, masalahnya bukan hanya layar, tetapi juga aktivitas yang dilakukan saat menggunakan layar.
Apa Dampaknya Jika Sering Tidur Larut karena Main Game?
Jika bermain game membuat waktu tidur terus berkurang, seseorang dapat mengalami berbagai dampak akibat kurang tidur, seperti:
- Mengantuk pada siang hari.
- Sulit berkonsentrasi.
- Tubuh terasa lelah.
- Suasana hati lebih mudah berubah.
- Produktivitas menurun.
- Tubuh kurang mendapatkan waktu pemulihan.
Jika kebiasaan tersebut berlangsung terus-menerus, pola tidur juga dapat menjadi semakin berantakan.
Bagaimana Agar Tetap Bisa Main Game Tanpa Mengganggu Tidur?
Berikan Jarak antara Game dan Waktu Tidur
Usahakan tidak menjadikan game sebagai aktivitas terakhir sebelum tidur. Berikan waktu untuk melakukan aktivitas yang lebih tenang setelah bermain.
Tentukan Jam Berhenti
Pasang alarm sebagai tanda bahwa waktu bermain telah selesai. Jangan hanya mengandalkan perasaan “nanti kalau sudah selesai”.
Hindari Game Kompetitif Menjelang Tidur
Game yang sangat menegangkan atau kompetitif dapat membuat tubuh dan pikiran tetap aktif. Pilih aktivitas yang lebih santai menjelang waktu tidur.
Jangan Mengorbankan Waktu Tidur
Jika harus bangun pagi, jangan menggunakan waktu tidur untuk menambah sesi bermain.
Tidur yang cukup sebaiknya tetap menjadi prioritas.
Kesimpulan
Main game sebelum tidur dapat membuat seseorang sulit mengantuk karena otak masih aktif, permainan dapat memicu rasa penasaran untuk terus bermain, dan paparan layar pada malam hari juga dapat memengaruhi kesiapan tubuh untuk tidur.
Bermain game tetap dapat menjadi hiburan setelah beraktivitas, tetapi sebaiknya tidak sampai mengorbankan waktu tidur. Memberikan jeda antara bermain dan tidur serta menetapkan batas waktu dapat membantu menjaga pola tidur tetap sehat.
Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi kami
WhatsApp: 085664952686
Website: klikmedika.id
Instagram: @klikmedika








