Mata Perih karena Kabut Asap? Ini Langkah Sederhana untuk Mengatasinya

Mata terasa perih, panas, berair, atau seperti ada benda asing di dalamnya merupakan keluhan yang cukup sering muncul ketika udara dipenuhi kabut asap.

Asap mengandung campuran partikel dan gas yang dapat mengiritasi mata. CDC mencatat bahwa paparan asap dapat menyebabkan mata terasa menyengat atau perih, sementara EPA juga menyebut iritasi mata sebagai salah satu dampak kesehatan yang dapat muncul akibat asap.

Lalu, apa yang bisa dilakukan ketika mata mulai terasa tidak nyaman?

Kenapa Kabut Asap Bisa Membuat Mata Perih?

Mata memiliki permukaan yang terus berhubungan dengan udara luar. Ketika udara mengandung partikel asap, permukaan mata dapat mengalami iritasi.

Reaksinya bisa berbeda pada setiap orang. Ada yang merasakan:

  • mata perih atau panas,
  • mata berair,
  • rasa gatal,
  • kemerahan,
  • atau sensasi seperti ada pasir di dalam mata.

Pada orang yang sensitif, keluhan bisa terasa lebih mengganggu meskipun paparan berlangsung dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Jangan Langsung Mengucek Mata

Ketika mata gatal atau terasa seperti kemasukan sesuatu, kebiasaan pertama yang sering dilakukan adalah menguceknya.

Padahal, mengucek mata justru dapat membuat iritasi semakin berat. Tangan juga dapat membawa kotoran atau mikroorganisme ke area mata.

Lebih baik hentikan paparan asap terlebih dahulu dan berikan kesempatan mata untuk beristirahat.

Apa yang Bisa Dilakukan Saat Mata Terasa Perih?

1. Segera pindah ke tempat dengan udara lebih bersih

Langkah utama adalah mengurangi paparan asap. EPA merekomendasikan membatasi waktu di luar ruangan ketika asap sedang berada di udara.

Jika sedang berada di luar, masuklah ke dalam ruangan dengan kualitas udara yang lebih baik.

2. Tutup jendela ketika asap sedang pekat

Asap dari luar juga dapat masuk ke dalam rumah. Menutup pintu dan jendela saat kondisi udara buruk dapat membantu mengurangi paparan.

3. Bilas wajah dan area sekitar mata

Setelah terpapar asap, membersihkan wajah dengan air bersih dapat membantu menghilangkan partikel yang menempel di sekitar area mata.

Hindari menggunakan bahan atau cairan yang tidak ditujukan untuk mata.

4. Berikan waktu bagi mata untuk beristirahat

Ketika mata sedang perih, mengurangi aktivitas yang membuat mata bekerja terus-menerus, seperti menatap layar dalam waktu lama, dapat membantu meningkatkan kenyamanan.

5. Gunakan pelindung mata saat diperlukan

Jika harus berada di lingkungan berasap, kacamata yang menutupi area mata dengan baik dapat membantu mengurangi kontak langsung mata dengan udara luar.

Namun, pelindung mata tidak menggantikan langkah utama, yaitu mengurangi paparan asap.

Apakah Tetes Mata Bisa Digunakan?

Keluhan ringan dapat terasa lebih nyaman dengan pelumas mata tertentu, tetapi tidak semua produk cocok untuk setiap orang.

Hindari menggunakan obat tetes mata secara sembarangan, terutama produk yang mengandung obat tertentu, tanpa mengetahui penyebab keluhan.

Jika mata sering mengalami iritasi atau keluhan tidak membaik setelah paparan berkurang, konsultasikan dengan dokter atau dokter mata.

Kapan Mata Perih Perlu Diperiksa?

Mata perih akibat asap sering kali membaik setelah paparan berkurang. Namun, pemeriksaan diperlukan apabila keluhan menetap atau semakin berat.

Segera periksakan mata jika muncul:

  • penglihatan menjadi kabur,
  • nyeri mata yang berat,
  • sensitivitas terhadap cahaya yang sangat mengganggu,
  • mata mengalami kemerahan berat,
  • atau keluhan tidak membaik setelah keluar dari lingkungan berasap.

Jangan menganggap semua nyeri mata sebagai akibat biasa dari kabut asap.

Siapa yang Perlu Lebih Berhati-Hati?

Orang yang memiliki kondisi mata tertentu atau sangat sensitif terhadap lingkungan berasap dapat mengalami keluhan yang lebih berat.

Selain itu, orang dengan penyakit paru atau jantung juga perlu mengurangi paparan asap karena dampaknya tidak hanya terbatas pada mata.

Kesimpulan

Mata perih saat kabut asap dapat terjadi karena partikel dan zat dalam asap mengiritasi permukaan mata. Keluhannya dapat berupa rasa panas, gatal, berair, merah, atau seperti ada benda asing.

Langkah utama adalah mengurangi paparan, masuk ke ruangan dengan udara yang lebih bersih, tidak mengucek mata, serta menjaga area mata tetap bersih.

Jika nyeri mata berat, penglihatan terganggu, atau keluhan tidak kunjung membaik, jangan menganggapnya sebagai iritasi biasa dan segera lakukan pemeriksaan.

Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi kami

WhatsApp: 085664952686
Website: klikmedika.id
Instagram: @klikmedika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *