Pernah merasa seharian sibuk bekerja atau beraktivitas sehingga malam hari menjadi satu-satunya waktu untuk diri sendiri? Akhirnya, meskipun sudah mengantuk, Anda memilih tetap menonton video, bermain media sosial, bermain game, atau melakukan aktivitas lain.
“Sebentar lagi tidur,” pikir Anda. Namun, satu jam berlalu dan Anda masih belum beranjak dari tempat tidur.
Kebiasaan menunda waktu tidur untuk mendapatkan waktu pribadi ini sering disebut revenge bedtime procrastination.
Apa Itu Revenge Bedtime Procrastination?
Revenge bedtime procrastination merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kebiasaan menunda tidur secara sengaja meskipun seseorang mengetahui bahwa dirinya membutuhkan tidur.
Biasanya, penundaan tersebut dilakukan karena seseorang merasa tidak memiliki cukup waktu untuk dirinya sendiri pada siang hari.
Malam akhirnya dianggap sebagai “waktu pribadi”, sehingga seseorang enggan mengakhirinya dengan tidur.
Kenapa Seseorang Melakukannya?
Ada beberapa alasan yang dapat melatarbelakangi kebiasaan tersebut.
1. Siang Hari Terlalu Padat
Pekerjaan, kuliah, perjalanan, pekerjaan rumah, dan berbagai aktivitas lain dapat membuat seseorang merasa tidak memiliki waktu untuk melakukan hal yang disukai.
Ketika malam tiba, muncul keinginan untuk “mengambil kembali” waktu tersebut.
2. Ingin Memiliki Waktu untuk Diri Sendiri
Setelah seharian memenuhi kebutuhan pekerjaan atau orang lain, seseorang mungkin ingin menikmati waktu pribadi.
Menonton serial, bermain game, membaca, atau scrolling media sosial menjadi bentuk hiburan sebelum tidur.
3. Sulit Berhenti Menggunakan Gadget
Smartphone menyediakan berbagai macam hiburan tanpa batas. Video pendek, media sosial, game, dan berbagai konten lainnya membuat seseorang mudah kehilangan kesadaran terhadap waktu.
4. Merasa Tidur Berarti Kehilangan Waktu
Bagi sebagian orang, tidur dianggap sebagai akhir dari waktu bebas. Karena itu, mereka memilih tetap terjaga meskipun tubuh sudah mengantuk.
Apa Dampaknya Jika Sering Tidur Larut?
Masalah utama dari kebiasaan ini adalah waktu tidur menjadi lebih pendek atau jadwal tidur menjadi tidak teratur.
Jika berlangsung terus-menerus, kurang tidur dapat membuat seseorang merasa:
- Mengantuk pada siang hari.
- Sulit berkonsentrasi.
- Mudah lelah.
- Kurang berenergi.
- Lebih sulit mengatur emosi.
- Kurang optimal dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kurang tidur secara terus-menerus juga dapat berdampak terhadap kesehatan secara keseluruhan.
Bagaimana Menghentikan Revenge Bedtime Procrastination?
Mengubah kebiasaan ini tidak selalu berarti harus langsung mematikan semua gadget pada malam hari. Beberapa langkah berikut dapat membantu.
Buat Waktu Khusus untuk Diri Sendiri
Jika seluruh waktu siang hanya diisi pekerjaan, wajar jika Anda ingin mengambil waktu pada malam hari.
Cobalah menyediakan waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai lebih awal, sehingga kebutuhan untuk “balas dendam” pada waktu tidur dapat berkurang.
Tentukan Batas Waktu untuk Gadget
Gunakan alarm atau pengingat sebagai tanda bahwa sudah waktunya berhenti scrolling atau menonton.
Buat Rutinitas Sebelum Tidur
Rutinitas sederhana seperti mandi, membaca buku, melakukan peregangan ringan, atau mendengarkan musik dapat membantu tubuh bersiap untuk tidur.
Jangan Menunggu Sampai Sangat Mengantuk
Menunda tidur sampai tubuh benar-benar kelelahan justru dapat membuat jadwal tidur semakin berantakan. Usahakan memiliki waktu tidur dan bangun yang relatif konsisten.
Kurangi Distraksi di Tempat Tidur
Jika memungkinkan, hindari menjadikan tempat tidur sebagai tempat utama untuk bermain game, bekerja, atau scrolling media sosial.
Dengan begitu, otak dapat lebih mudah mengasosiasikan tempat tidur dengan waktu istirahat.
Kesimpulan
Revenge bedtime procrastination terjadi ketika seseorang sengaja menunda tidur karena merasa membutuhkan waktu pribadi setelah menjalani hari yang padat. Kebiasaan ini mungkin memberikan kepuasan sementara, tetapi jika terlalu sering dilakukan dapat mengurangi waktu tidur dan membuat tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup.
Daripada mengambil waktu istirahat dengan mengorbankan jam tidur, cobalah menyediakan waktu untuk diri sendiri secara lebih seimbang sepanjang hari. Produktif dan memiliki waktu untuk diri sendiri sama-sama penting, tetapi tidur yang cukup tetap menjadi bagian penting dari kesehatan.
Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi kami
WhatsApp: 085664952686
Website: klikmedika.id
Instagram: @klikmedika








