Tanaman Indoor Bisa Membersihkan Udara dari Kabut Asap? Benarkah?

Ketika kabut asap membuat kualitas udara memburuk, banyak orang mencari cara agar udara di dalam rumah tetap lebih nyaman. Salah satu cara yang sering dibicarakan adalah menempatkan tanaman di dalam ruangan.

Tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, peace lily, atau berbagai tanaman hias lainnya sering disebut mampu “membersihkan” udara.

Namun, apakah tanaman indoor benar-benar mampu menghilangkan kabut asap dari dalam rumah?

Manfaatnya tidak sesederhana yang sering disebutkan di media sosial.

Dari Mana Anggapan Tanaman Bisa Membersihkan Udara?

Tanaman memang melakukan proses biologis seperti fotosintesis dan dapat berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa tanaman dapat menyerap atau memengaruhi senyawa tertentu di lingkungan tertutup.

Namun, hasil penelitian dalam ruang laboratorium tidak otomatis berarti beberapa pot tanaman di rumah dapat membersihkan udara dari polusi secara signifikan.

Apakah Tanaman Bisa Menghilangkan Partikel Asap?

Untuk kabut asap, salah satu masalah utama adalah partikel halus di udara.

Tanaman hias biasa tidak dapat dianggap sebagai pengganti air purifier atau sistem filtrasi udara untuk mengurangi partikel halus dalam ruangan.

Jika tujuan utama adalah mengurangi paparan partikulat dari kabut asap, langkah yang lebih penting adalah mengurangi masuknya udara tercemar dan menggunakan alat penyaring udara yang sesuai bila tersedia.

Jadi, Tanaman Indoor Tidak Berguna?

Bukan begitu.

Tanaman tetap dapat membuat ruangan terasa lebih nyaman secara visual dan dapat memberikan manfaat psikologis bagi sebagian orang.

Memiliki lingkungan yang menyenangkan dapat membantu menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman.

Namun, manfaat tersebut berbeda dengan klaim bahwa tanaman dapat secara efektif menyaring kabut asap dari udara rumah.

Air Purifier Lebih Tepat untuk Partikel Asap

Jika tujuan utamanya adalah mengurangi partikel udara di dalam rumah, perangkat penyaring udara dengan filter yang sesuai, seperti HEPA, lebih tepat digunakan daripada mengandalkan tanaman.

Air purifier juga harus disesuaikan dengan ukuran ruangan dan dirawat sesuai petunjuk agar dapat bekerja dengan baik.

Jangan lupa mengganti atau membersihkan filter sesuai rekomendasi produsen.

Bagaimana Menjaga Udara Rumah Saat Kabut Asap?

Kurangi Masuknya Udara Tercemar

Ketika kualitas udara luar sedang buruk, tutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya polutan.

Saat kondisi udara luar membaik, ventilasi dapat dilakukan pada waktu yang lebih sesuai.

Hindari Sumber Asap di Dalam Rumah

Jangan merokok di dalam rumah dan hindari pembakaran yang dapat menghasilkan asap tambahan.

Membakar sampah, dupa, atau sumber asap lain dapat memperburuk kualitas udara dalam ruangan.

Bersihkan Debu dengan Cara yang Tepat

Abu atau debu yang sudah mengendap sebaiknya tidak disapu secara kering karena dapat membuat partikel kembali beterbangan.

Gunakan metode pembersihan yang mengurangi debu di udara, seperti kain lembap atau alat penyedot yang sesuai.

Gunakan Tanaman Sebagai Pelengkap, Bukan Perlindungan Utama

Tidak masalah menempatkan tanaman indoor di rumah. Namun, jangan menganggap keberadaan tanaman sebagai alasan untuk mengabaikan kualitas udara atau tidak menggunakan penyaring udara ketika diperlukan.

Apakah Terlalu Banyak Tanaman Juga Bisa Menjadi Masalah?

Tanaman yang dirawat dengan buruk dapat menimbulkan masalah lain, misalnya tanah yang terlalu lembap dapat menjadi tempat tumbuh jamur.

Karena itu, tanaman indoor tetap perlu dirawat. Hindari kondisi tanah yang terlalu basah dan pastikan tanaman tidak menimbulkan masalah kebersihan di ruangan.

Bagaimana Jika Penghuni Rumah Mulai Batuk atau Sesak?

Jika setelah kabut asap masuk rumah penghuni mulai mengalami batuk, iritasi mata, sesak napas, atau keluhan lainnya, jangan hanya menambah jumlah tanaman.

Prioritaskan pengurangan sumber polusi, perbaiki kualitas udara dalam ruangan, dan pindah ke lingkungan dengan udara yang lebih bersih bila diperlukan.

Jika gejalanya berat atau semakin memburuk, segera cari pertolongan medis.

Kesimpulan

Tanaman indoor memang dapat membuat rumah terasa lebih nyaman, tetapi tidak sebaiknya diandalkan sebagai alat utama untuk membersihkan udara dari kabut asap.

Untuk mengurangi paparan polusi, langkah yang lebih penting adalah membatasi masuknya udara tercemar, menghindari sumber asap di dalam rumah, serta menggunakan penyaring udara yang sesuai bila tersedia.

Jadi, silakan menghias rumah dengan tanaman, tetapi jangan menganggap beberapa pot tanaman dapat menggantikan perlindungan yang tepat saat kabut asap sedang pekat.

Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi kami

WhatsApp: 085664952686
Website: klikmedika.id
Instagram: @klikmedika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *