-

Apa yang Harus Dilakukan Klinik Saat RME Mengalami Gangguan?
Rekam Medis Elektronik atau RME menjadi bagian penting dalam aktivitas klinik. Data pasien, dokumentasi pelayanan, dan berbagai proses administrasi dapat bergantung pada sistem tersebut. Karena itu, ketika RME mengalami gangguan, dampaknya bisa langsung terasa. Petugas mungkin kesulitan mendaftarkan pasien, dokter tidak dapat membuka informasi yang dibutuhkan, atau proses pelayanan menjadi lebih lambat. Situasi seperti ini…
-

RME dan Jam Sibuk Klinik: Bagaimana Menjaga Pelayanan Tetap Lancar?
Jam sibuk merupakan salah satu momen yang paling menguji operasional sebuah klinik. Jumlah pasien meningkat, petugas harus melayani lebih cepat, dokter menangani lebih banyak kunjungan, dan berbagai proses harus berjalan hampir bersamaan. Dalam kondisi seperti ini, Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi bagian penting dari alur pelayanan. Namun, penggunaan RME saat pasien sedang ramai membutuhkan persiapan.…
-

RME Bikin Klinik Lebih Digital, Tapi Apakah Benar-Benar Lebih Efisien?
Beralih dari rekam medis berbasis kertas ke Rekam Medis Elektronik (RME) sering dianggap sebagai salah satu langkah utama dalam digitalisasi klinik. Namun, menjadi lebih digital belum tentu otomatis berarti menjadi lebih efisien. Klinik bisa saja sudah menggunakan RME, tetapi staf masih melakukan banyak pekerjaan manual, dokter membutuhkan waktu lama untuk dokumentasi, atau pasien tetap mengalami…
-

Kenapa RME yang Cocok untuk Klinik A Belum Tentu Cocok untuk Klinik B?
Saat mencari Rekam Medis Elektronik, klinik sering melihat rekomendasi dari klinik lain. Ada sistem yang dianggap mudah digunakan, lengkap, cepat, atau memiliki banyak fitur. Namun, satu hal perlu dipahami: RME yang cocok untuk satu klinik belum tentu cocok untuk klinik lainnya. Setiap klinik memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari jenis layanan, jumlah pasien, jumlah tenaga…
-

RME Sudah Canggih, Tapi Kenapa Staf Masih Banyak Kerja Manual?
Klinik sudah menggunakan Rekam Medis Elektronik (RME), tetapi pekerjaan manual ternyata masih banyak dilakukan. Data pasien masih dicatat ulang, laporan dibuat secara terpisah, bahkan beberapa informasi harus dipindahkan dari satu sistem ke sistem lainnya. Kondisi ini cukup membingungkan. Bukankah salah satu tujuan digitalisasi adalah membuat pekerjaan menjadi lebih praktis? Jawabannya, keberadaan RME saja tidak otomatis…
-

Kenapa Migrasi dari Sistem Lama ke RME Sering Jadi Tantangan?
Beralih ke Rekam Medis Elektronik atau RME merupakan langkah penting dalam digitalisasi klinik. Namun, mengganti sistem lama dengan sistem baru tidak selalu sesederhana memindahkan data dari satu tempat ke tempat lainnya. Klinik biasanya sudah memiliki data pasien, riwayat kunjungan, data tenaga kesehatan, obat, serta berbagai informasi lainnya. Ketika sistem diganti, seluruh data tersebut perlu dipikirkan…
-

Masih Mengandalkan Excel untuk Data Klinik? Ini Risikonya Saat Pasien Makin Banyak
Excel masih menjadi pilihan banyak klinik untuk mencatat dan mengelola berbagai data. Mulai dari daftar pasien, jadwal dokter, stok obat, hingga laporan pelayanan. Pada saat jumlah pasien masih sedikit, cara tersebut mungkin terasa praktis. Namun, ketika jumlah data terus bertambah, pengelolaan menggunakan spreadsheet dapat menjadi semakin rumit. Masalahnya bukan karena Excel selalu buruk atau tidak…
-

RME Sudah Dipakai, Tapi Antrean Pasien Tidak Kunjung Berkurang. Kenapa?
Banyak klinik beralih dari rekam medis berbasis kertas ke Rekam Medis Elektronik (RME) dengan harapan proses pelayanan menjadi lebih cepat dan terorganisir. Namun, setelah RME diterapkan, ada klinik yang masih menghadapi masalah antrean panjang. Kondisi tersebut bukan berarti RME tidak bermanfaat. RME hanya merupakan salah satu bagian dari keseluruhan alur pelayanan klinik. Jika sumber masalah…







